Pilihan hidup…..
Terkadang…..apa yang manusia inginkan di dunia ini tidak semua dapat dimiliki..
Namun bagaimana kita seorang insan menyikapi hal ini??
Ada keterbatasan dalam sebuah nikmat. Hal ini wajar. Karena nikmat yang tak terbatas tak kan lagi disebut nikmat. Karena porsinya sedikit, hal tersebut terasa nikmat. Apa yang dicari dalam hidup?
Semua manusia di dunia tidak munafik ingin mendapatkan yang terbaik dari dunia dan kehidupanya. Walau dengan cara apapun, manusia selalu mengarah pada keinginan untuk bahagia. Bahagia yang relatif… ada yang hidup miskin dan serba kekurangan, dia bahagia. Ada yang hartanya berlimpah ruah, dia merasa sedih, ada orang yang hidup dengan segala keterbatasan, bertubuh cacat, bisa melakukan hal-hal diluar dugaan. Sedangan orang yang sehat, utuh jiwa raganya, duduk diberanda sambil bermalas-malasan. Apa hakikat hidup manusia yang sebenarnya?? Rasa syukur kah yang mendorong itu semua??
Syukur nikmat…..
Terkadang manusia lupa, dan selalu merasa kurang dengan apa yang telah ia dapatkan dalam hidupnya dan ingin mendapatkan kehidupan seperti orang lain. Begitu juga sebaliknya.. hal itu adalah wujud dari kurangnya rasa syukur. Mengapa???
Jawabnya ada pada diri kita dengan apa yang telah kita miliki sekarang. Kita tak pernah membalikkan bahwa diluar sana ada orang yang ingin sekali seprti kita namun tak bisa. Dengan asumsi seperti itu kita pasti dapat menerima apa yang telah kita terima.
Jangan pernah merasa kita memiliki nasib buruk. Allah tidak pernah memberikan nasib buruk dan nasib baik pada manusia. Yang ada hanyalah Allah mentakdirkan nasib yang terbaik untuk manusia itu sendiri. Seperti apapun kehidupanmu sekarang, itulah yang mungkin terbaik buatmu…temukan maknanya, maka kau kan paham maksudnya. Segala perbedaan, baik pisik, psikis, profesi yang ragam, itu hanyalah warna kehidupan. Bukan untuk dibedakan, bukan untuk di cela, bukan untuk dipuji, namun untuk di kenal dan disyukuri. Semua telah diciptakan pas dan sesuai pada tempat, situasi dan kondisi. Bukankah yang menciptakan lebih tahu segalanya dari yang menciptakan???
Lantas bagimanakah manusia menyikapinya??? Dengan SYUKUR DAN BERSYUKUR..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar